Jetorbit Web Hosting DomaiNesia

Cara Bermain Saham dengan Modal 100 Ribu, Beli yang Harganya 100 Rupiah Kebawah

Topik.MY.ID -Masih banyak harga saham dibawah 100 rupiah per lembar sahamnya. Karena setiap orang memang ingin bermain saham dengan modal cekak, dengan modal minimpun bisa dilakukan tanpa terkena resiko yang besar juga.

Apalagi jika anda sudah bermain jutaan rupiah paling tidak anda akan sangat kebingungan kalau sudah mendapatkan rugi lebih dari sejutaan. Anda bisa pilih bermain saham dengan harga dibawah 100 rupiah per lembar sahamnya.

Banyak sekali perusahaan yang masih stuck diangka 50 rupiah, namun apakah akan beranjak menyentuk level ke harga 100. Mungkin sangat jarang sekali ya. Dan anda bisa perhatikan saham yang beredar, apakah banyak yang membeli atau dengan kata lain apakah Volumenya banyak? atau apakah di saham tersebut banyak yang jual beli saham, Mari kita simak bagaimana cara bermain saham dengan harga 1 lot kurang dari 100 ribu rupiah.

Bagaimana Cara Bermain Saham Dengan Modal 100 ribu?

Pertama kali saya beli saham dibawah 100 rupiah per lembarnya adalah kode emiten FREN. Saya mendapatkan harga per lembarnya Rp.70 rupiah dan untuk membelinya harus 1 lot atau dengan kata lain 70 rupiah dikalikan 100 jadinya 70 ribu rupiah per lotnya.

Modal cekak 100 ribu saja sudah bisa beli saham Telekomunikasi. Karena memang canggihnya teknologi jaman sekarang ini untuk menjadi salah satu pemodal dan investor yang dengan tanda kutip adalah trader saham sangatlah mudah. Karena dukungan beberapa aplikasi mobile Android.

Emiten ini saya lihat memang memiliki salah satu kriteria, yang saya sampaikan diatas. Anda bisa simak beberapa tips dari kami bagaimana membeli saham yang tepat pada masa pandemi saat ini.

Jangan Asal Membeli Saham

Saham yang cukup murah dipasaran memang menjadi salah satu pertimbangan bagi para trader, dimana banyak perusahaan yang merugi hingga mereka keluar dari emiten tersebut. Asalkan milik pemerintah Indonesia dan keuangan negara pada dasarnya juga akan balik ke titik semula, anda bisa mengoleksinya meskipun dalam jangka waktu yang lama.

Keuangan negara akan normal dan saham yang sudah terkoreksi jauh di harga bawah pasar bisa menjadi pilihan tepat dan anda akan mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda dari sana. Apalagi ada beberapa kabar yang memang menjadikan saham tersebut buruk.

Jangan Tergiur Pompom Saham

Nah, jangan memilih saham yang sudah terkerek jauh diatas karena pom pom dari pemilik modal besar. Pompom saham ini sering terjadi, karena memang suatu saham bisa terkerek atau bisa naik dengan tingginya sampai puncak auto reject atas ( ARA) berkali-kali karena seorang bandar besar.

Asalkan kita tau cara keluar dan masuk dengan cepat boleh saja menjadi refrensi, namun jika anda tidak pernah belajar teknikal maka alasan ini kurang tepat atau anda lebih baik mencari emiten dengan hal yang membuat anda untung.

Manfaatkan Momentum

Anda harus tau memanfaatkan momentum, seperti saat pandemi ini menjadi salah satu momentum yang paling bagus untuk memulai berinvestasi. Saham top unggulan yang memiliki kenyataan mereka memiliki valuasi yang besar sedang merugi karena menghadapi pandemi saat ini.

Harga saham memang tetap berubah, namun jika anda ingin yang jangka panjang anda bisa berinvestasi di bank-bank kecil. Anda bisa lihat Bank dengan kode emiten BBCA. Awalnya murah dalam 15 tahun terakhir anda menabung saham disana harganya bisa melonjak dari awal sampai akhir. berbeda dengan anda membeli saham kontruksi atau kendaraan Seperti ASII. Untuk jangka panjang memang tidak disarankan, karena memang setiap terjadi sesuatu akan membalik kebawah dan harganya tidak akan melonjak ke atas setiap tahunnnya dan anda harus berhati-hati

Anda juga bisa memanfaatkan saham yang turun dan potensial mengalami kenaikan di waktu yang akan datang dan itu akan menjadi pilihan yang paling tepat untuk anda berinvestasi disana.

Berinvestasi di Reksadana Saham

Anda bisa berinvestasi mulai dari 10 ribu rupiah, saham dengan modal 100 ribu pun bisa asalakan anda memilih berinvestasi di reksadana saham, minim resiko dibandingkan dengan anda langsung terjun ke saham. Salah satu contoh fintech atau aplikasi keuangan online yang memang menawarkan investasi ini adalah Aplikasi Bibit.

Keunggulan dari pada saham bahwasannya reksadana ini dikeloloa oleh Manajer Investasi, yang mana sangat cocok bagi para pemula yang ingin berinvestasi melalui reksadana. Anda bisa membaca artikel Kamai Apa Beda Reksadana VS Saham

Meskipun dengan modal 100 ribu, bukan berarti anda tidak bisa bermain saham dan menguntungkan, anda tetap bisa menghasilkan uang jutaan rupiah dari yang terkecil sekalipun dengan berinvestasi pada emiten yang tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DomaiNesia